Senin, 09 Maret 2015


ada yang lewat.......info...

AIR BLOWN FIBER OPTIC SYSTEM



Jika berbicara tentang Fiber Optic maka kita berbicara tentang solusi infrastuktur masa depan / jangka panjang, awalnya sistem yang diperkenalkan kepada masyarakat adalah sistem konvensional, solusi ini hanya berbicara tentang kabel direct buried atau tanam langsung, kabel duct atau kabel yang di install dengan bantuan pipa HDPE. Dan lebih advance kita akan berbicara tentang Fiber to The Home (FTTH) dimana solusi ini adalah pengembangan dari solusi konvensional yang sudah ada.
Di negara maju dengan infrastruktur super modern seperti Korea, Jepang, USA, Negara Eropa, China, dll. mereka sudah mengembangkan kepada solusi infrastruktur  yang jauh lebih efisien dan berorientasi kepada pengembangan yang masa yang akan datang. Solusi yang dimaksudkan adalah solusi "Air Blown Fiber Optic Solution".
Solusi ini dapat diartikan secara harafiah adalah solusi implementasi kabel jaringan fiber optic dengan menggunakan bantuan tekanan angin, dimana tekanan angin yang digunakan bisa berupa nitrogen kering, udara dalam kompressor, yang dapat membawa kabel dengan design khusus yang ringan dan kuat dari suatu point ke point tujuan.
Satu hal yang membuat perbedaan adalah sistem ini menggunakan pipa / duct HDPE dengan design khusus, dimana ukuran dan ketahanan serta tipe pipanya disesuaikan dengan kebutuhan serta jumlah kapasitas kabel yang akan digunakan. Umumnya di namakan Micro Duct, mengapa disebut demikian? sebab didalam pipa besar akan terdapat pipa dengan ukuran lebih kecil, ini bertujuan untuk memberikan ruang khusus untuk setiap proses instalasi kabel fiber, dimana proses installasi bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan penggunaan saat ini dengan cadangan untuk masa depan.
Masing-masing ukuran akan disesuikan dengan kebutuhan penggunaan seperti berapa core fiber? tipe kabel besar atau kecil? berapa estimasi kebutuhan maksimum masa depan? karakteristik lapangan implementasi? dan lain sebagainya. Umumnya ukuran diameter yang digunakan adalah tipe Direct Install "5/3mm" dan "12/10mm", cara pembacaan adalah 5mm diameter pipa terluar dan 3mm diameter rongga pipa dalam, demikian juga dengan ukuran 12/10mm.
Jenis kabel yang dipergunakan ada dua tipe sesuai dengan kebutuhan dan design implementasi, umumnya penamaan nya adalah: ABF (Air Blown Fiber) untuk ukuran fiber core 2 sampai 12core dengan ukuran diameter kabel maksimum 2mm kurang lebih, dan tipe ABC (Air Blown Cable) untuk ukuran fiber core mulai dari 24 sampai 144core dengan ukuran diameter kabel maksimum tidak melebihi 8.5mm.
Kabel untuk blowing ini direkomendasikan untuk di implementasi dengan menggunakan alat "Blowing Equipment" dan dengan bantuan "Air Compressor Equipment" untuk memberikan tekanan angin dalam proses implementasi kabel, jarak yang ditempuh bisa mencapai 1000m per proses dengan bergantung pada kondisi lapangan dan iklim lokasi, jarak ini bisa ditempuh dalam waktu kurang dari 1 jam proses blowing.
Selain sangat efisien dalam proses pekerjaan juga sistem ini sangat efektif dalam menekan biaya dan sangat membantu dalam mengalokasikan budget sesuai dengan prioritas kebutuhan saat ini sampai masa yang akan datang, karena tidak membutuhkan "Man Power" sebanyak pekerjaan konvensional namun ini butuh "Expertensi/keahlian" dalam pekerjaan, dan dengan spare tube / pipa yang cukup bisa untuk diimplementasikan dimasa yang akan datang tanpa harus dilakukan semua dalam waktu bersamaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar