PENGGUNAAN SERAT OPTIK PADA WiMAX
Biasanya Serat Optik digunakan untuk menghubungkan dari Gateway menuju Base station seperti gambar dibawah ini. Dikarenakan antar Gateway menuju Hub sangat jauh, maka penggunaan Fiber Optik sangat diperlukan sebagai media penghubung. Hal ini sangat efektif dalam mengurangi terjadinya latency daripada menggunakan layanan VSAT atau Wireless Local Loop.
Kemudian, ZTE dengan brilian mengembangkan idenya untuk memisahkan lokasi RRU dengan BBU. Pada sistem yang lama, maka RRU berada pada 1 rack dengan BBU. Namun sekarang tidak lagi, RRU dimodifikasi menjadi anti hujan dan diletakkan dekat dengan antena sektor. Disini peran fiber optik terlihat, yaitu sebagai media penghubung antar BBU dengan RRU. Seperti gambar dibawah, keuntungannya sudah jelas dapat meningkatkan power serta meluaskan cakupan hingga lebih luas 30% daripada menggunakan sistem lama.
Berikut ini merupakan diagram gambar Base Station WiMAX dengan no 6 & 8 adalah Kabel Serat optik
1. Lightning rod
2. Antenna
3. ZXMBW R9110 chassis
4. Main antenna feeder
5. DC power cable
6. Field operational fiber
7. DC power cable
8. Field operational fiber
9. Tower
10. Feeder window
11. Cabling through
12. BBU
13. Power distribution box
Perbandingan Serat Optik dengan VSAT (WiMAX)
Adapun perbandingan serat optik dengan VSAT (WiMAX) dapat diuraikan sebagai berikut :
Tabel 1. Perbandingan serat optik dengan VSAT (WiMAX)
sumber : Andi Rahman Nugraha, Serat Optik, Andi Offset, 2006.Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar